Langsung ke konten

127 Atlet Ramaikan Super Taekwondo Championship 2026 Piala Wali Kota Sibolga

127 Atlet Ramaikan Super Taekwondo Championship 2026 Piala Wali Kota Sibolga
Wali Kota (tengah) dan Wakil Wali Kota Sibolga (kanan) foto bersama Ketua Pengkot TI Sibolga (kiri) yang juga Plt. Ketua KONI Kota Sibolga sambil memegang trophy atau piala Wali Kota Sibolga. (Foto- STASITA.com/Kominfo Sibolga)
STASITA.com, (SIBOLGA) ~ Sebanyak 127 atlet taekwondo dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan sekitarnya bertarung dalam Super Taekwondo Championship 2026 Piala Wali Kota Sibolga di GOR Aek Parombunan, Kota Sibolga.

Kejuaraan yang berlangsung 11–13 September 2026 itu resmi dibuka Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, Sabtu (12/9). Pembukaan ditandai dengan pemecahan papan kayu menggunakan teknik kyupa.

Super Taekwondo Championship 2026 mempertandingkan nomor Kyorugi atau pertarungan dan Poomsae atau jurus. Peserta terbagi dalam kategori Pra-Cadet, Cadet, dan Junior.

Selain memperebutkan medali, kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan dan uji tanding atlet muda sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (PORPROVSU).

Dalam sambutannya, Wali Kota Syukri mengapresiasi Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) Sibolga, panitia, pelatih, orang tua atlet, peserta, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan. Menurut Syukri, kompetisi tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda.

Ia juga menyoroti perkembangan prestasi atlet taekwondo Sibolga yang sebelumnya berlaga dalam kejuaraan internasional di Malaysia dan berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu.

Wali Kota Syukri mengatakan Pemko Sibolga bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing akan terus membuka ruang bagi kegiatan olahraga dan aktivitas positif generasi muda.
“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik sampai acara penutupan. Insyaallah, Super Taekwondo Championship ini bukan hanya sekali, tetapi bisa kita laksanakan dua kali, tiga kali dan seterusnya,” ujar Syukri.

Ia mengatakan keberadaan wadah olahraga yang sehat dan produktif penting untuk membentuk generasi berprestasi sekaligus menjauhkan anak muda dari perilaku menyimpang, termasuk penyalahgunaan narkoba dan tawuran.

Kepada wasit dan juri, Wali Kota berpesan agar menjalankan pertandingan secara objektif, adil, dan profesional. Ia juga menyambut para atlet dan kontingen dari luar daerah yang datang bertanding di Sibolga.

Sementara itu, Ketua Pengkot TI Sibolga yang juga Plt. Ketua KONI Kota Sibolga, Hendri Liono, menyebut kejuaraan tersebut sebagai tonggak baru bagi perkembangan taekwondo di kawasan Tapanuli.
“Kejuaraan Super Taekwondo Championship 2026 ini merupakan sejarah baru karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Tapanuli, tepatnya di Kota Sibolga yang kita cintai,” kata Liono.

Kejuaraan tersebut tidak semata mengejar medali dan hadiah, ujar Liono menambahkan, gelanggang itu juga menjadi tempat atlet mengukur kemampuan, membangun mental bertanding, serta mempersiapkan diri menuju PORPROVSU.
“Dari gelanggang inilah kita ingin melahirkan atlet-atlet tangguh yang siap membawa nama harum daerah masing-masing ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Tak lupa, Liono mengapresiasi dukungan Pemko Sibolga terhadap pembinaan atlet, termasuk saat atlet taekwondo Sibolga mengikuti MBW International Taekwondo Championship di Malaysia.

Dengan semangat dan optimisme, Sibolga siap menjadi tuan rumah berbagai agenda taekwondo tingkat provinsi maupun nasional. Karena itu, ia berharap dukungan terhadap fasilitas olahraga bela diri terus diperkuat, termasuk pembangunan gedung martial arts untuk latihan dan sparring atlet.

Kepada seluruh peserta, Liono berpesan agar bertanding dengan semangat, disiplin, keberanian, dan tetap menjunjung sportivitas.
“Kemenangan adalah bonus, tetapi karakter ksatria dan pantang menyerah adalah modal utama seorang Taekwondoin sejati,” tegasnya.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Sibolga Herman Suwito, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, jajaran Pengurus Provinsi TI Sumatera Utara, pengurus TI Sibolga, panitia, peserta, serta orang tua atlet.

Super Taekwondo Championship 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan atlet berprestasi, membangun mental juara, dan memperkuat regenerasi taekwondo Sumatera Utara. (ril)
Arif Fauzi Pardede
Wartawan STASITA.com
Memuat rekomendasi berita...

Komentar

Posting Komentar

Bagikan