Keempat warga yang mendapat kesempatan umrah cuma-cuma tersebut merupakan keterwakilan dari warga Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Al Washliyah, serta perwakilan pengurus masjid setempat.
Selain hadiah umrah, legislator asal Kota Tua Barus ini juga menyerahkan bantuan fasilitas pendidikan. Rinciannya meliputi 24 unit komputer untuk lembaga pendidikan, 24 unit laptop bagi siswa yatim, berprestasi, dan kurang mampu, serta sejumlah sepeda untuk pelajar dan bantuan bola kaki.
Dalam kesempatan yang sama, Rahmansyah memfasilitasi penyerahan secara simbolis dana hibah dan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Bantuan ini dialokasikan untuk Masjid Taqwa Manduamas sebesar Rp100 juta dan MIS Ikhwatul Muslimin Kecamatan Sirandorung sebesar Rp500 juta.
Politikus Partai NasDem ini turut menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, atas perhatian anggaran yang diberikan ke wilayah Tapteng.
“Terimakasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Utara yang telah memberikan perhatian melalui bantuan sosial untuk rumah ibadah dan lembaga pendidikan. Selain itu juga ada bantuan sebesar Rp1 miliar untuk Puskesmas Kecamatan Barus,” ucap Rahmansyah dalam sambutannya, Kamis (24/9).
Suasana di Lapangan Merdeka Barus sempat riuh saat Rahmansyah melakukan panggilan video (video call) langsung dengan adiknya yang merupakan mantan Bupati Tapteng, H. Bakhtiar Ahmad Sibarani. Dalam sambungan video tersebut, Bakhtiar tampak sedang bersama penyanyi religi nasional, Hadad Alwi.
Momen interaksi digital ini disambut antusias oleh dua ribuan warga yang hadir. Warga secara spontan bersalawat bersama Hadad Alwi dari balik layar digital. Menanggapi respons positif tersebut, Rahmansyah berjanji akan menghadirkan pelantun lagu-lagu religi itu secara langsung ke Tapteng dalam waktu dekat lewat agenda "Barus Bersalawat".
Apresiasi terhadap jalannya acara juga datang dari unsur birokrasi dan legislatif daerah. Ketua DPRD Tapteng, Ahmad Rivai Sibarani, dan Camat Barus, Horan Jawa, menilai kegiatan kolaboratif antara serap aspirasi politik dan syiar keagamaan ini menjadi titik balik bangkitnya kegiatan syiar Islam berskala besar di Kecamatan Barus yang sudah cukup lama vakum.
Acara peringatan Maulid Nabi ditutup dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Arif Habibi Batubara, atau yang akrab disapa UAS Kawe. Dalam ceramahnya, UAS Kawe menekankan pentingnya menjaga keseimbangan kesalehan spiritual dan kesalehan sosial.
“Syarat masuk surga itu hanya dua, yaitu menjaga hubungan dengan Allah (habluminallah) dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia (habluminannas). Sebesar apa pun ketakwaan kita kepada Allah, harus dibarengi dengan menjaga hubungan terhadap sesama,” kata UAS Kawe di hadapan para jemaah. (Antum)
Anggota DPRD Sumut
Berangkatkan 4 Warga Umrah
Bobby Nasution
Daerah
DPRD Sumut
Kabupaten Tapteng
Pemprovsu
Politik
Rahmansyah Sibarani
Reses Sekaligus Maulid Nabi
Salurkan Bantuan Pendidikan
Tapanuli Tengah

Komentar
Posting Komentar